Program Pendidikan Inklusi

Posted: April 18, 2008 in artikel, INFO, pedoman, Tunarungu
Tags:

Untuk Anak Gangguan Pendengaran

Pendidikan Inklusi adalah kebersamaan untuk memperoleh pelayanan pendidikan dalam satu kelompok secara utuh bagi seluruh anak berkebutuhan khusus usia sekolah , mulai dari jenjang TK, SD, SLTP Sampai dengan SMA.

Pada kasus gangguan pendengaran, pendidikan inklusi ini adalah kelanjutan dari model terapi mendengar (Auditori Verbal Terapi) yang telah dilakukan pada anak gangguan pendengaran pada usia dini. Dengan dasar-dasar pendengaran yang lebih baik, pelayanan terhadap pendidikan yang harus diberikan juga semestinya lebih terpadu dan terarah. Pelayanan ini dalam rangkaian usaha pendidikan inklusi bagi anak dengan gangguan pendengaran akan lebih baik jika melakukan pendekatan model Natural Auditory Oral.

Tujuan dari dari pendidikan inklusi bagi anak gangguan pendengaran ini antara lain

  • Adanya kebutuhan untuk bersosialisasi dan berintegrasi dengan anak sebaya di sekolah maupun di dalam lingkungan rumah
  • Adanya optimisme keluar dari problem komunikasi bagi anak gangguan mendengar, dengan penyelenggaraan pendidikan yang lebih baik.
  • Penghayatan dan menumbuhkan rasa empati dari kalangan anak normal terhadap anak berkebutuhan khusus.

Penanganan Anak Gangguan Pendengaran

  • Pemberian Intervensi dini/awal yaitu memberikan layanan deteksi dini, diagnosa, konsultasi, fasilitator dan penyediaan Alat Bantu Dengar dan Implant Coachlea, perawatan dan servisnya.
  • Program habilitasi dengan menitikberatkan pada perbaikan cara komunikasi anak dengan menggunakan pendengaran sebagai titik tolak dalam berinteraksi dengan lingkungan luar anak.
  • Program pelayanan pendidikan terpadu, memberikan penyetaraan pada sekolah khusus untuk dipersiapkan pada jalur pendidikan reguler.
Memberikan assesment awal pada anak yang telah masuk pada sekolah regular dengan pendampingan sebagai guru kunjung
Comments
  1. rozarumaisho says:

    Memang masalah yang sering timbul kalau anak-anak disekolahkan di SLB yaitu menirunya. Anak-anak kan suka meniru, jadi pada saat dia liat dan dengar temannya berbicara walaupun salah pengucapannya maka diikutilah. Selama guru maupun ortu tidak memperbaiki berarti yang dia ucapkan benar. Perlu sekali pendampingan di sekolah inklusi, untuk mempermudah anak memahami materi yang disampaikan di sekolah. Makasih ya Bubu

  2. dyah says:

    aslm
    ada satu pertanyaan saya,apakah pendidikan inklusi sekarang ini sudah berjalan sesuai dengan harapan?
    wasl

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s