Program Pendidikan Inklusi
Untuk Anak Gangguan Pendengaran
Pendidikan Inklusi adalah kebersamaan untuk memperoleh pelayanan pendidikan dalam satu kelompok secara utuh bagi seluruh anak berkebutuhan khusus usia sekolah , mulai dari jenjang TK, SD, SLTP Sampai dengan SMA.
Pada kasus gangguan pendengaran, pendidikan inklusi ini adalah kelanjutan dari model terapi mendengar (Auditori Verbal Terapi) yang telah dilakukan pada anak gangguan pendengaran pada usia dini. Dengan dasar-dasar pendengaran yang lebih baik, pelayanan terhadap pendidikan yang harus diberikan juga semestinya lebih terpadu dan terarah. Pelayanan ini dalam rangkaian usaha pendidikan inklusi bagi anak dengan gangguan pendengaran akan lebih baik jika melakukan pendekatan model Natural Auditory Oral.
Tujuan dari dari pendidikan inklusi bagi anak gangguan pendengaran ini antara lain
- Adanya kebutuhan untuk bersosialisasi dan berintegrasi dengan anak sebaya di sekolah maupun di dalam lingkungan rumah
- Adanya optimisme keluar dari problem komunikasi bagi anak gangguan mendengar, dengan penyelenggaraan pendidikan yang lebih baik.
- Penghayatan dan menumbuhkan rasa empati dari kalangan anak normal terhadap anak berkebutuhan khusus.
Penanganan Anak Gangguan Pendengaran
- Pemberian Intervensi dini/awal yaitu memberikan layanan deteksi dini, diagnosa, konsultasi, fasilitator dan penyediaan Alat Bantu Dengar dan Implant Coachlea, perawatan dan servisnya.
- Program habilitasi dengan menitikberatkan pada perbaikan cara komunikasi anak dengan menggunakan pendengaran sebagai titik tolak dalam berinteraksi dengan lingkungan luar anak.
- Program pelayanan pendidikan terpadu, memberikan penyetaraan pada sekolah khusus untuk dipersiapkan pada jalur pendidikan reguler.
2 Tanggapan »
Tinggalkan sebuah tanggapan
-
Terkini
- 10 MITOS ttg ALAT BANTU DENGAR
- MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENDENGAR ANAK PASKA MENGGUNAKAN ABD
- Terapi Musik Bagi Untuk Tuna Rungu
- Program Pendidikan Inklusi
- school time… (^_^)
- Fase usia dengar anak
- LANGKAH AWAL DAN SEDERHANA MELATIH MENDENGAR DAN BICARA
- Perbedaan antara Alat Bantu Dengar ANALOG dan DIGITAL
- Bagaimana Gangguan Pendengaran Bisa Mempengaruhi Hidup Seorang Anak?
- Apakah Tuna Rungu bisa disembuhkan lewat Pengobatan Alternatif?
- Accepting that your child has a hearing loss
-
Taut
-
Arsip
- Desember 2008 (2)
- Juni 2008 (1)
- April 2008 (3)
- Maret 2008 (5)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS
Memang masalah yang sering timbul kalau anak-anak disekolahkan di SLB yaitu menirunya. Anak-anak kan suka meniru, jadi pada saat dia liat dan dengar temannya berbicara walaupun salah pengucapannya maka diikutilah. Selama guru maupun ortu tidak memperbaiki berarti yang dia ucapkan benar. Perlu sekali pendampingan di sekolah inklusi, untuk mempermudah anak memahami materi yang disampaikan di sekolah. Makasih ya Bubu
aslm
ada satu pertanyaan saya,apakah pendidikan inklusi sekarang ini sudah berjalan sesuai dengan harapan?
wasl