LANGKAH AWAL DAN SEDERHANA MELATIH MENDENGAR DAN BICARA
Anak-anak yang dapat mendengar pada umumnya perlu untuk mendengar perkataan / percakapan selama satu tahun pertama sebelum dapat mengucapkan atau mengekspresikan kata-kata pertamanya. Anak-anak tuna rungu juga perlu untuk mendengarkan kata-kata / percakapan selama berbulan-bulan sebelum anda dapat mengharapkan anak anda untuk mengerti dan dapat mengucapkannya.
Berikut adalah hal-hal yang perlu anda perhatikan dalam menunjang anak anda dalam belajar mendengar dan berbicara :
1. Memakai alat bantu dengar selama anak anda bangun, sepanjang hari
Memakai alat bantu dengar adalah hal yang sangat penting bagi penyandang tuna rungu. Alat bantu dengar adalah sarana bagi anak tuna rungu untuk berhubungan dengan dunia yang penuh dengan berbagai suara, dan sarana untuk dapat mendengarkan percakapan orang lain.
Anak-anak dapat berbicara karena mereka mendengar. Mereka belajar menirukan ucapan yang mereka dengar. Begitu juga dengan anak tuna rungu. Mereka juga belajar menirukan apa yang mereka dengar. Itulah sebabnya mengapa pemakaian alat bantu dengar sangat penting bagi penyandang tuna rungu.
Apabila anak anda belum mau memakai alat bantu dengar selama anak anda bangun, ini harus menjadi tujuan utama anda. Alat bantu dengar hanya dilepas ketika anak anda tidur atau ketika ia mandi atau melakukan kegiatan yang berhubungan dengan air.
2. Stimulasi untuk melatih pendengaran dan bicara anak anda
Setelah anak anda memakai alat bantu dengar, hal berikutnya yang harus anda lakukan adalah bicara, bicara, dan bicara dengan anak anda. Berapa banyak anda sudah mengajak anak anda bicara ? Seberapa sering anda melibatkan anak anda dalam kegiatan rutin sehari-hari ?
Segala sesuatu yang anda kerjakan, usahakan untuk melibatkan anak anda dalam kegiatan percakapan. Ini akan melatih anak anda untuk mengerti bahwa semua kegiatan selalu dilambangkan dengan percakapan.
Jangan lupa untuk mempelajari dan mencari tahu apa yang menarik bagi anak anda. Ini penting untuk membuat anak anda tetap tertarik dalam tertarik dalam percakapan.
Bicarakan segala kegiatan yang sedang berlangsung. Pada saat sedang makan, sedang memasak, mau pergi, bahkan pada saat menuang air minum. Misalnya :
“Adik mau makan, ya ? Ayo, ambil dulu piringnya.”
“Lihat, Papa sedang minum.”
“Ayo sikat gigi dulu. Sudah mau tidur.”
“Wah, susunya tumpah !”
Jangan lupa, bahwa anak normal mendengar sepanjang hari, berinteraksi dengan orang tua, pengasuh, saudara dan teman-temannya. Perkataan yang dapat mereka ucapkan mereka dapatkan karena terdengar selama berkali-kali. Sedangkan anak tuna rungu, walaupun dengan memakai alat sekalipun, tidak dapat mendengar dengan jernih sehingga tidak dapat belajar dengan mudah. Anak tuna rungu belajar dari kita, orang tuanya, karena kita mengajak mereka bercakap tentang kegiatan kita sehari-hari, tentang mainannya, pakaiannya, dan segala sesuatu yang menarik perhatiannya.
Hal penting lainnya adalah, tanyakanlah kepada anak kita apa yang dia mau. Segeralah memberi respons, apabila dia berusaha untuk menyampaikan / memberitahu sesuatu. Jangan lupa untuk memperbaiki ucapannya, sehingga dia tahu letak kesalahannya. Misalkan :
“Adik mau pakai baju warna putih atau biru ?” (sambil menunjukkan kedua bajunya).
“Bi – u” (Jika anak anda memimilih baju warna biru).
“Oh, Adik mau pakai baju warna biru.” (mencontohkan kalimat yang benar).
Jangan lupa memberi pujian atas ucapannya yang sudah benar.
Kemajuan anak kita juga bergantung kepada seberapa besar stimulasi yang kita berikan. Berikan waktu anda sebanyak mungkin bersamanya, dan libatkanlah dalam segala kegiatan dengan percakapan. Semoga anak-anak kita dapat tumbuh dengan sebaik mungkin.
Perbedaan antara Alat Bantu Dengar ANALOG dan DIGITAL
Teknologi berkembang dengan pesat sesuai dengan jamannya, masih kita ingat perkembangan pemutar film berevolusi dari Beta & VHS menjadi Laser Disc kemudian ukurannya diperkecil menjadi VCD lalu kualitas tampilan gambarnya dperbaiki menjadi DVD, belum kita puas dengan pemutar DVD sekarang sudah muncul yang lebih bagus lagi yaitu Blu-ray & HD-DVD.
Begitu pula dengan Alat Bantu Dengar (“ABD”), perkembangannya pun sangat pesat malah melebihi yang kita kira, tahun 2003 masih banyak pengguna ABD berbentuk pocket, sekarang para beberapa authorized dealer ABD sudah tidak lagi menjual ABD model pocket, karena produk andalan mereka adalah bertipe digital. Salah satu alasan perkembangan teknologi berkembang sangat pesat karena kebutuhan pengguna teknologi sangat ingin untuk mendapatkan hasil yang maksimal serta berkualitas.
Cara kerja ABD analog adalah suara yang diterima oleh mikrofon langsung diperkeras oleh amplifier tanpa ada penyaringan, termasuk suara latar, suara bising, yang membuat si pengguna alat ini sulit untuk memfokuskan pada suara lawan bicaranya, yang seharusnya lebih dominan.
Sebagian besar ABD teknologi digital mempunyai 2 mikrofon bahkan ada yang 3 mikrofon, yang berfungsi untuk menangkap suara latar dan lawan bicara, beberapa ABD digital dapat secara otomatis memilih suara mana yang diinginkan menjadi lebih dominan, sudah tentu dengan beberapa pengaturan terlebih dahulu. Channel yang tersedia di ABD digital minimal mempunyai 4 channels sampai dengan 20 channels yang dapat diatur sesuai dengan hasil audiogram.
Bagaimana Gangguan Pendengaran Bisa Mempengaruhi Hidup Seorang Anak?
Anak-anak memiliki harapan, mimpi dan cita-cita.
Ketika mengetahui bahwa anak kita mengalami gangguan pendengaran, kebanyakan orang tua cemas dan putus asa. Seringkali hal ini terjadi karena mereka tidak mengetahui apakah itu atau harus berbuat apa.
Namun, dengan bantuan dari teman-teman dan keluarga, anak-anak dengan gangguan pendengaran akan mampu hidup aktif, penuh kegembiraan seperti orang lain. Gangguan pendengaran tidak membatasi pengembangan dan kemampuan seorang anak untuk berkomunikasi, hidup bermasyarakat dan belajar.
Tumbuh Dewasa
Kebanyakan orang berpikir bahwa masa kanak-kanak adalah masa yang paling indah dan terbaik dalam hidup. Namun, banyak juga anak-anak yang menganggap bahwa itu adalah masa yang sulit. Anak-anak yang sejak lahir mengalami gangguan pendengaan, masa kanak-kanak mereka akan lebih sulit dibanding anak-anak tanpa gangguan pendengaran.
Sebagai orangtua, banyak yang dapat dilakukan untuk membantu si anak. Gangguan pendengaran semestinya tidak membatasi kemampuan si anak untuk berkomunikasi, hidup bermasyarakat dan belajar. Alat bantu dengar yang ada sekarang jauh lebih baik dibanding bertahun-tahun yang lalu dan bahkan anak-anak dengan gangguan pendengaran yang sangat berat dapat memperoleh manfaat dengan menggunakan alat bantu dengar.
Setiap anak dengan atau tanpa gangguan pendengaran bersifat unik. Tantangan yang sangat besar di hadapan Anda, dan anda juga akan belajar bagaimana cara terbaik mendukung anak Anda. Jangan ragu-ragu untuk bertanya kepada guru, audiologists dan para profesional lain untuk informasi dan bantuan. Cinta, penerimaan dan dorongan untuk anak Anda, sangat besar artinya.
Berkomunikasi
Komunikasi adalah suatu bagian penting dalam hidup. Dengan berkomunikasi, kita berbagi informasi dengan orang lain, berbicara dan mendengarkan.
Anak-anak belajar berkomunikasi sejak saat mereka dilahirkan. Mereka mendengarkan dan mereka dapat mengenali suara orang tua mereka. Mereka juga belajar berbicara dengan meniru, bunyi-bunyi yang mereka mendengar. Anak-anak dengan gangguan pendengaran akan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi, karena mereka tidak bisa mendengar semua atau sebagian dari bunyi-bunyi di sekitarnya, termasuk suara mereka sendiri.
Seorang anak dengan gangguan pendengaran, pengembangan bahasanya akan sering kali tertunda. Bagaimanapun, anak-anak dengan dengan gangguan pendengaran mulai dari yang ringan, sedang dan berat, dapat belajar berkomunikasi sehingga cara bicaranya dapat dimengerti. Riset sudah menunjukkan bahwa bahkan anak-anak dengan gangguan pendengaran yang berat dapat belajar berbicara. Semakin cepat diketahui dan ditangani, akan semakin baik. Beruntunglah, anak-anak dengan gangguan pendengaran yang berat yang diketahui sejak awal karena tanda-tanda dari mereka mengalami gangguan pendengaran lebih nyata dibanding dengan gangguan pendengaran yang ringan. Anak-anak dengan gangguan pendengaran yang berat dapat juga belajar berkomunikasi dengan menggunakan bahasa isyarat.
Hidup Bermasyarakat
Hidup bermasyarakat dan memainkan satu peran adalah penting di dalam hidup kita. Dengan mengembangkan hubungan sosial yang baik, menjadikan kita mudah bergaul dan kita lebih menghargai dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Anak-anak mulai belajar bersosialisasi pada saat mereka kecil. Mereka terus melihat dan menirukan tindakan orang tua mereka, keluarga dan teman-teman. Ketika mereka lebih besar lagi, mereka bersosialisasi dengan bermain bersama-sama dengan anak-anak yang lain.
Anak-anak dengan gangguan pendengaran biasanya tidak mempunyai kesukaran dalam bersosialisasi. Kemampuan seorang anak untuk mengembangkan sosialisasi ini akan tergantung pada derajat tingkat gangguan pendengaran, usia dan waktu hasil diagnosa, protokol perawatan dan kepribadian.
Anak-anak berkembang dengan cara yang berbeda dan orang tua akan cemas bagaimana caranya membesarkan mereka secara benar. Sebagai orangtua dari anak dengan gangguan pendengaran, ini merupakan tantangan anda. Bagaimanapun, kebanyakan orang tua mengharapkan anaknya akan tumbuh sama dengan anak yang sama usianya tanpa gangguan pendengaran.
Banyak orang tua dari anak dengan gangguan pendengaran, sulit untuk tidak overprotective. Bagaimanapun, penting untuk mempersiapkan seorang anak dengan gangguan pendengaran menghadapi dunia nyata. Seorang anak dengan gangguan pendengaran harus disertakan dalam aktivitas sehari-hari dalam rumah tangga dan haruslah ditekankan bahwa anakmu adalah anggota keluarga di mana setiap orang mempunyai peran sendiri. Anak dengan gangguan pendengaran harus menjadi orang yang kuat, percaya kepada diri sendiri dan mandiri meskipun ada kekurangan mereka secara fisik.
Belajar
Pelajaran adalah satu proses yang berkelanjutan. Dari lahir, kita belajar dengan pengamatan dan menirukan orang tua kita, saudara dan teman-teman. Kemudian, ketika kita sekolah-sekolah, bekerja dan proses pelajaran berlanjut. Anak-anak dengan gangguan pendengaran mempunyai kemampuan yang sama untuk hidup produktif seperti anak-anak tanpa gangguan pendengaran. Satu-satunya perbedaan adalah mereka memerlukan tambahan untuk mendukung ketika belajar.
Anak-anak normal dapat mengambil semua jenis informasi sangat dengan mudah. Namun, seorang anak dengan gangguan pendengaran mungkin perlu untuk memiliki berbagai hal dengan lebih seksama menjelaskannya. Sebagai contoh, anda bisa menjelaskan kepada anak anda apa yang sedang Anda rencanakan hari ini, di mana Anda akan berbelanja, apa yang akan Anda beli, atau yang akan Anda kunjungi. Dengan menjelaskan situasi-situasi ini, anda dapat membantu anak Anda untuk lebih siap untuk hari ini.
Anak-anak dengan gangguan pendengaran memerlukan waktu lebih banyak untuk belajar kata-kata dan konsep-konsep baru. Bisa jadi dengan mudah mengajar mereka tentang suatu objek, tetapi mengajarkan berbagai hal abstrak akan memerlukan waktu lebih banyak lagi. Dan dapat menimbulkan kesalahpahaman dan kebingungan. Kadang-kadang mereka mengambil mengartikan suatu hal terlalu harfiah atau overgeneralize. Konsep waktu dapat sangat susah untuk dipahami, mungkin Anda harus menemukan cara yang berbeda untuk menjelaskan detik, menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun kepada mereka.
Ketika anakmu bertemu dengan orang lain adalah penting untuk tidak menjadi interpreter atau memberi jawaban untuk mereka. Ketika menjelaskan informasi, cobalah untuk menggunakan kalimat-kalimat pendek dan jelas. Satu-satunya cara untuk mendorong mereka untuk mengembangkan bahasa lisan adalah membiasakan bicara dan jadilah contoh yang baik untuk anakmu.
Kesempatan Belajar
Contoh-contoh di bawah ini berguna untuk kesempatan belajar bagi anak anda :
• Cobalah untuk melibatkan anak Anda dalam pekerjaan-pekerjaan, seperti memperbaiki ban sepeda. Sebutkan bagian-bagian sepeda dan jelaskan fungsinya. Anda sebaiknya menjelaskan apa yang sedang Anda lakukan dan mengapa Anda harus menyelesaikan pekerjaan itu.
• Ketika sedang menyiapkan hidangan untuk makan, bicarakan tentang bahan-bahan yang dipakai dan asalnya dari mana. Anda dapat tunjukkan atau menggambarkan untuk membantu anak Anda mengerti hubungan telur dan ayam, tepung dan jagung dan daging yang berasal dari berbagai binatang.
• Bermain gambar juga sangat efektif untuk menjelaskan tentang suatu objek, konsep dan bahasa.
• Ketika Anda pergi berjalan kaki atau naik mobil, Anda dapat menunjukkan dan menjelaskan hal-hal yang Anda lihat ketika melewatinya.
• Sebelum berbelanja, ambil barang yang akan dibeli sesuai dengan daftar belanja. Gambar jika perlu. Biarkan anak Anda mencari barang-barang yang berbeda di rak.
• Menonton video bersama tentang acara anak-anak, binatang atau alam. Ketika Anda menonton bersama, pergunakan kesempatan untuk menjelaskan dan mendiskusikan yang anda tonton.
• Menjelang tidur, bacalah buku. Hal ini membantu mengembangkan bahasa dan menyediakan informasi dan meningkatkan minat anak Anda dalam membaca dan mencari informasi.
Bagaimana Anda Dapat Membantu Anak Anda
Anda dapat membantu dan mendukung anak Anda melalui berbagai cara. Cara terbaik dengan memberi kasih dan penerimaan. Cara penting yang lainnya adalah cara menghadapi anak Anda dengan benar.
Dewasa ini alat bantu dengar sudah berteknologi tinggi, terus menerus diperbaiki agar dapt menghasilkan mutu bunyi yang lebih baik, kenyamanan mendengarkan dan pemahaman cara orang bicara. Maka kebanyakan anak-anak dapat mengambil manfaat dengan menggunakan alat bantu dengar.
Apakah Tuna Rungu bisa disembuhkan lewat Pengobatan Alternatif?
Setiap orang tua pasti tidak pernah membayangkan dan mempersiapkan diri bahwa mereka akan memiliki anak yang tuna rungu. Namun, bila Yang Kuasa berkehendak lain, apakah bisa menolaknya? Menerima kenyataan memiliki anak tuna rungu bukan lah hal mudah. Sedih, marah, malu, kecewa, bingung dan protes mengapa harus kami…? Tidak tahu harus bagaimana dan mencari solusi bagaimana agar si anak dapat mendengar.
Setelah menjalani berbagai tes pendengaran, dianjurkan untuk untuk memakai alat Bantu dengar. Apa sih alat bantu dengar itu? Bagaimana bentuknya?
Apakah tuna rungu tidak dapat disembuhkan? Tidak sedikit orang tua yang menjalani pengobatan alternative untuk mencari penyembuhan, seperti antara lain: pemijatan, akupuntur, kerok lidah dan lain-lain. Banyak kasus hal tersebut tidak membuahkan hasil. Hanya dengan keajaiban dari Yang Kuasa yang dapat memberikan penyembuhan bagi seorang anak tuna rungu dapat mendengar kembali, karena belum pernah ada kasus nyata seorang anak tuna rungu dapat disembuhkan lewat pengobatan alternatif.
Kenyataan yang sebaiknya dilakukan di dalam menangani anak tuna rungu adalah memberikan fasilitas untuk menunjang pendengarannya.
Hal ini dapat dilakukan dengan cara:
1. Implan rumah siput (cochlear implant)
2. Penggunaan Alat Bantu Dengar
Langkah selanjutnya setelah salah satu jalan tersebut diambil adalah memaksimalkan penggunaannya serta meningkatkan kemampuan komunikasi secara verbal dengan menjalani terapi sesuai dengan kebutuhan anak seperti:
1. Terapi Wicara
2. Terapi Mendengar
Banyak faktor yang mendukung seorang anak tuna rungu dapat berkomunikasi, berbicara dan bersosialisasi dengan baik, yaitu faktor waktu (usia), sejak si anak menggunakan alat bantu dengar dan intensitas pemakaian alat bantu dengar.
Selain hal-hal tersebut di atas, banyak faktor lain yang memberikan pengaruh besar dalam meningkatkan kemampuan komunikasi anak tuna rungu seperti: dukungan keluarga, dukungan lingkungan, sekolah dan lain-lain.
Accepting that your child has a hearing loss
Once you have discovered that your child has a hearing loss, a demanding time begins for you and your family.
At the beginning you will probably feel shocked and somewhat helpless. It may be difficult to accept what the doctors are saying. Perhaps you have a hard time realising why something like this could happen to your child. This is a perfectly natural reaction.
It can take time to accept the fact that your child has a hearing loss. Meanwhile you may feel sad and anxious about the future asking yourself questions such as: “Will my child be able to speak?” “Will my child make friends with other children? “Will my child grow up normally, get an education and a job? These are absolutely understandable concerns.
After some time though you will be ready to move on and accept your child’s hearing loss. And as soon as you are able to do so, you can start focusing on how to cope with it yourself, in the everyday life of your child and with the rest of your family.
No two parents face the situation of having a child with hearing loss the same way. How you accept and handle it is a very personal and individual thing.
From talking with parents we have learned that being honest, open-minded and inquisitive is the most constructive way of handling things. So don’t hesitate to reach out for help and ask audiologists, teachers and other parents in the same situation for information and guidance. These people know about your situation and have relevant, first hand experience that you can draw upon.
You can also use this website for answers to many frequently asked questions. If not, then send us your questions via the Q&A page on this site.
Remember that you are not alone in being a parent of a child with a hearing loss. In fact, it is more common than you would probably think. A study shows that two percent of all children in the USA, for instance, are born with a hearing loss and nearly 15% of all youngsters between ages 6 and 19 have temporary or permanent hearing loss for reasons ranging from illness to noise exposure*. All of those children have parents, friends and relatives, who are coping with a situation similar to yours.
* Figures from a 1998 study made by researchers at the Center for Disease Control and Prevention in Atlanta.
disadur dari … http://www.otikids.com/
<!–
–>
-
Terkini
- 10 MITOS ttg ALAT BANTU DENGAR
- MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENDENGAR ANAK PASKA MENGGUNAKAN ABD
- Terapi Musik Bagi Untuk Tuna Rungu
- Program Pendidikan Inklusi
- school time… (^_^)
- Fase usia dengar anak
- LANGKAH AWAL DAN SEDERHANA MELATIH MENDENGAR DAN BICARA
- Perbedaan antara Alat Bantu Dengar ANALOG dan DIGITAL
- Bagaimana Gangguan Pendengaran Bisa Mempengaruhi Hidup Seorang Anak?
- Apakah Tuna Rungu bisa disembuhkan lewat Pengobatan Alternatif?
- Accepting that your child has a hearing loss
-
Taut
-
Arsip
- Desember 2008 (2)
- Juni 2008 (1)
- April 2008 (3)
- Maret 2008 (5)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS